Cara Install Ubuntu Server LTS 20.04


Berikut panduan step-by-step install Ubuntu Server LTS (versi terbaru konsepnya sama untuk 20.04 / 22.04 / 24.04):


✅ 1. Download Ubuntu Server LTS

  1. Buka:
    👉 https://ubuntu.com/download/server

  2. Pilih Ubuntu Server LTS

  3. Download file .iso

Ukuran ± 2 GB


✅ 2. Buat Bootable USB

Di Windows:

Pakai Rufus:

  1. Download Rufus → https://rufus.ie

  2. Colok flashdisk (min 4GB)

  3. Buka Rufus:

    • Device → pilih flashdisk

    • Boot selection → pilih ISO Ubuntu

    • Partition scheme:

      • GPT → untuk UEFI

      • MBR → untuk BIOS lama

  4. Klik Start


✅ 3. Boot dari USB

  1. Restart PC

  2. Tekan tombol boot menu:

    • F12 / ESC / F9 / DEL (tergantung motherboard)

  3. Pilih USB boot


✅ 4. Mulai Instalasi

Saat menu muncul:

👉 pilih Install Ubuntu Server


✅ 5. Pilih Bahasa & Keyboard

  • Language → English (disarankan)

  • Keyboard layout → sesuai kebutuhan


✅ 6. Network Configuration

Biasanya otomatis DHCP.

Kalau mau manual:

  • IP address

  • Gateway

  • DNS

Kalau tidak ngerti → tekan Done saja.


✅ 7. Storage Setup

Paling gampang:

👉 pilih Use entire disk

Ini akan:

  • hapus semua isi disk

  • install Ubuntu fresh

Kalau server baru → aman.


✅ 8. Buat User

Isi:

  • Your name

  • Server name

  • Username

  • Password

Contoh:

username: admin password: ********

Catat password!


✅ 9. Install OpenSSH (PENTING)

Centang:

✅ Install OpenSSH server

Biar nanti bisa remote pakai SSH.


✅ 10. Optional Packages

Lewati dulu → Done

Bisa install nanti pakai apt.


✅ 11. Tunggu Instalasi

± 5–10 menit tergantung spek.

Setelah selesai:

👉 pilih Reboot Now

Cabut flashdisk saat reboot.


✅ 12. Login Ubuntu Server

Akan muncul terminal:

login: admin password: *****

Selesai 🎉


🔧 Update Sistem Setelah Install

Masuk terminal:

sudo apt update sudo apt upgrade -y

🎯 Hasil Akhir

Sekarang Anda sudah punya:

✅ Ubuntu Server LTS
✅ SSH aktif
✅ Siap jadi server
✅ Bisa install nginx, docker, ffmpeg, dll


Kalau mau, saya bisa bantu lanjut:

✅ Install web server (nginx/apache)
✅ Setup IP static
✅ Install Docker
✅ Setup CCTV streaming
✅ Server cloud
✅ Firewall
✅ Remote SSH dari Windows
✅ Install GUI (desktop)

Tinggal bilang mau dipakai buat apa 😄

guided storage configuration adalah

Guided storage configuration adalah fitur di installer Ubuntu Server yang membantu kamu mengatur partisi disk secara otomatis tanpa harus membagi manual.

Sederhananya:

👉 Ubuntu yang atur harddisk kamu
👉 kamu tinggal pilih opsi
👉 aman untuk pemula


📦 Apa yang dilakukan Guided Storage?

Saat dipilih, Ubuntu akan:

✅ Membuat partisi sistem otomatis
✅ Format disk
✅ Pasang filesystem
✅ Install OS ke disk
✅ Set swap
✅ Set boot partition

Kamu tidak perlu ngerti partisi Linux.


Jenis opsi Guided Storage

Biasanya ada beberapa pilihan:

✅ 1. Use entire disk

Paling sederhana

👉 Semua isi harddisk dihapus
👉 Ubuntu pakai seluruh disk

Cocok untuk:

  • server baru

  • PC kosong

  • reinstall total


✅ 2. Use entire disk + LVM

Ubuntu pakai LVM (Logical Volume Manager)

Kelebihan:

  • disk bisa diperbesar nanti

  • fleksibel untuk server

  • mudah resize

Cocok untuk server production.


✅ 3. Use entire disk + encryption

Disk dienkripsi

Kelebihan:

  • data aman kalau server dicuri

  • perlu password saat boot

Dipakai untuk:

  • server sensitif

  • data penting


❗ Custom storage layout

Ini manual mode.

Dipakai kalau:

  • dual boot

  • partisi khusus

  • multi disk

  • RAID

  • advanced user

Pemula → jangan pilih ini dulu.


Rekomendasi praktis

Kalau server biasa:

👉 pilih Use entire disk + LVM

Itu paling aman & fleksibel.


Kalau mau, saya bisa jelaskan:

✅ struktur partisi Ubuntu
✅ apa itu LVM
✅ swap vs RAM
✅ ext4 vs xfs
✅ partisi server ideal
✅ dual boot Windows + Ubuntu

Mau lanjut ke bagian mana?

kenapa stag disini, guided storage configuration adalah dan ada menu help aja

Kalau installer stuck di layar Guided storage configuration dan cuma ada menu Help, biasanya bukan benar-benar hang — tapi input keyboard atau tampilan UI tidak merespons.

Ini cukup sering terjadi di Ubuntu Server installer (Subiquity).

Coba langkah berikut satu per satu:


✅ 1. Tekan tombol TAB atau panah bawah

Kadang fokus kursor tidak terlihat.

Coba tekan:

TAB ↓ ENTER

untuk memindahkan fokus ke tombol Done.


✅ 2. Tekan ENTER langsung

Walaupun kelihatan kosong, opsi default sering sudah terpilih.

Tekan:

ENTER

✅ 3. Coba ALT + F2 lalu kembali

Untuk refresh UI:

ALT + F2

lalu:

ALT + F1

Ini sering “membangunkan” installer.


✅ 4. Matikan mouse

Installer server kadang bug dengan mouse.

Gunakan keyboard saja.


✅ 5. Tunggu 30–60 detik

Di tahap storage, installer kadang:

👉 scan disk
👉 baca partisi lama
👉 cek SMART

Kalau disk besar / bekas Windows → bisa lama.


⚠️ Kalau tetap beku

Kemungkinan:

  • ISO corrupt

  • flashdisk rusak

  • mode UEFI/BIOS bentrok

  • GPU bug (tampilan)

Solusi:

👉 download ulang ISO
👉 buat ulang USB pakai Rufus mode DD image
👉 coba port USB lain
👉 nonaktifkan Secure Boot
👉 boot pakai Safe Graphics


Kalau mau, kasih tahu:

👉 install di laptop / PC / VM?
👉 pakai VirtualBox / Proxmox / PC asli?
👉 versi Ubuntu berapa?
👉 spek disk ada berapa?

Biar saya arahkan solusi paling tepat 👍

di pc optiplex

Oke — di Dell OptiPlex ini kasusnya cukup umum 👍
Biasanya bukan installer rusak, tapi bentrok mode boot atau driver storage.

Kita lakukan langkah yang paling sering berhasil di OptiPlex:


✅ 1. Masuk BIOS Dell

Restart PC → tekan:

F2

untuk masuk BIOS


✅ 2. Ubah Storage Mode (PENTING)

Cari menu:

👉 SATA Operation

Ganti dari:

RAID / Intel RST

menjadi:

AHCI

Kenapa?

OptiPlex default pakai Intel RST
Ubuntu installer sering hang di Guided Storage karena ini.

👉 Setelah ubah → Save & Exit


✅ 3. Disable Secure Boot

Masih di BIOS:

Secure Boot → Disabled

Ini menghindari bug installer.


✅ 4. Boot ulang dari USB

Tekan:

F12 → pilih USB

Lalu coba lagi Guided Storage.

Biasanya langsung normal.


✅ 5. Kalau masih freeze

Saat menu awal Ubuntu muncul:

Pilih:

👉 Try or Install Ubuntu (safe graphics)

Ini menghindari bug GPU di OptiPlex.


Kenapa OptiPlex sering begini?

Dell OptiPlex:

  • pakai Intel RST RAID mode

  • storage controller agak sensitif

  • installer Linux tidak suka mode RAID

Makanya hang di partisi disk.

Setelah ganti ke AHCI → 99% beres.


Kalau mau, kasih tahu:

👉 tipe OptiPlex berapa? (3040 / 3050 / 7060 / 9020 dll)
👉 pakai SSD atau HDD?
👉 install Ubuntu versi berapa?

Saya bisa kasih setting BIOS yang paling stabil buat server 😄

oke sudah bisa tapi ini ssd kan bekas windows, mau saya delete semua bisa

Bisa 👍 dan justru disarankan kalau mau install server bersih.

Karena SSD bekas Windows biasanya masih ada:

  • partisi EFI

  • recovery partition

  • reserved partition

  • NTFS sisa bootloader

Kalau tidak dihapus, installer bisa bingung.


✅ Cara hapus semua partisi dengan aman

Saat di Guided Storage:

👉 pilih disk SSD kamu
👉 pilih opsi:

Use entire disk

atau

Reformat disk

Ubuntu akan kasih warning seperti:

This will erase the disk

👉 pilih Continue

Itu artinya:

✅ semua partisi Windows dihapus
✅ SSD jadi kosong
✅ Ubuntu buat partisi baru otomatis

Aman selama kamu tidak butuh data lama.


⚠️ Pastikan dulu

Sebelum klik Continue:

✔ sudah backup data penting
✔ pilih disk yang benar
✔ bukan disk lain

Kalau cuma ada 1 SSD → aman.


Rekomendasi pilihan terbaik

Saat ditanya opsi storage:

👉 pilih Use entire disk + LVM

Kenapa?

  • fleksibel

  • bisa resize nanti

  • cocok untuk server

  • standar Ubuntu


Setelah itu tinggal klik:

DoneContinueInstall

Berjalan otomatis 🎉


Kalau mau, nanti setelah install saya bisa bantu:

✅ setup partisi server ideal
✅ cek kesehatan SSD
✅ optimasi SSD untuk server
✅ mount disk tambahan
✅ backup strategy

Tinggal bilang tujuan server mau dipakai apa 😄

adanya Use an entire disk jadi tidak ada reformat

Ya itu benar 👍
Di versi installer terbaru memang tulisannya “Use an entire disk”, bukan “reformat”.

Tapi artinya sama persis:

👉 Use an entire disk = hapus semua isi SSD + buat ulang partisi

Jadi kalau kamu pilih itu:

✅ semua partisi Windows hilang
✅ SSD diformat ulang
✅ Ubuntu pakai seluruh disk
✅ install bersih dari nol


Yang harus kamu lakukan

  1. Pilih Use an entire disk

  2. Pilih SSD yang benar

  3. Klik Done

  4. Akan muncul warning erase disk

  5. Pilih Continue

Selesai — installer akan lanjut otomatis.


Kalau masih ragu, jawab singkatnya:

👉 aman untuk SSD bekas Windows
👉 ini memang cara install fresh
👉 tidak perlu cari menu reformat


Kalau mau, setelah install selesai saya bisa bantu:

✅ cek partisi hasil install
✅ lihat penggunaan disk
✅ optimasi server
✅ setup static IP
✅ install Docker / Nginx / CCTV stack

Tinggal bilang next step mau ngapain 😄

Post a Comment

0 Comments

advertise